Headlines News :
Home » » Sterilisasi Sangat Di Butuhkan Dalam Bekam

Sterilisasi Sangat Di Butuhkan Dalam Bekam

Written By Hajjah Sarah Seliya on Wednesday, August 1, 2012 | 5:18 AM


www.pendidikanbekam.com - Beberapa waktu silam di Indonesia terapi bekam memang belum banyak diteliti kebenaran manfaatnya. Namun dengan adanya Pendidikan dan Pelatihan Bekam di www.pendidikanbekam.com guna menambah wawasan dan pengetahuan mengenai bekam, maka setiap ilmu bekam berdasarkan pengalaman praktek Ustadz H. Galih Gumelar dan bebepa penerapis bekam lainnya, dengan bekam sudah banyak pasien bisa disembuhkan. seperti sakit kepala, pusing-pusing, sakit pinggang, sakit punggung dan sakit berat lainnya. Pasien bisa sebuh karena dilakukan bekam pada titik-titik saraf terkait dengan penyakit yang dikeluhkan pasien.


Caranya, titik yang akan dibekam diolesi dengan alcohol 75% agar steril, proses berikutnya dibekam hingga kulit terlihat tertarik dan berwarna kemerahan. Selanjutnya permukaan kulit (epidermis) disayat dengan pisau bedah atau silet steril sehingga akan keluar darah kotor. Setelah darah keluar disedot lagi dengan bekam hingga keluar getah bening. Getah bening ini yang berfungsi menutup lapisan yang tersayat. ?Asal dilakukan dengan benar dan steril bekam tidak berbahaya karena yang tersayat hanya lapisan kulit luar, tidak sampai ke dalam lapisan daging. 


Biasanya 1-3 hari luka akibat sayatan atau tusukan bekam sudah sembuh dan mengering. Melakukan bekam harus serba steril, steril hatinya dalam arti iklas dalam melakukanya, jika memungkinkan sebaiknya dilakukan sambil berpuasa atau tidak makan terlebih dahulu bagi pasien, meminta kesembuha dari Allah SWT. Alat yang digunakan juga harus steril, seperti gelas bekam, penyedot udara, pisau/silet dan sarung tangan. Alat seperti silet, jarum atau pisau bekam dan sarung tangan harus sekali pakai langsung dibuang.


Walaupun tidak berbahaya, bekam tidak dianjurkan untuk beberpa pasien penderita diabetes, pasien yang fisiknya lemah, penderita infeksi kulit merata, kanker darah, sedang hamil dan rentan keguguran kandungan, hepatitis A dan B, penderita anemia serta pasien yang sedang menjalani cuci darah. Jika dilakukan bekam pada golongan ini, dimungkinkan akan terjadi efek samping yang tidak diinginkan. Kecuali dengan beimbingan praktisi bekam berpengalaman.
Berdakwah Yuk Dengan Share Artikel ini :

0 comments:

Isi Kolom Komentar Di Bawah Ya..!

Nyatakan Saran, Kesan, Pernyataan, Dan Pertanyaannya Yah..Tentang Bekam

Video

DAFTAR ISI

Translate

Artikel dan Arsip

Visitors

 
Support : Creating Website | Bekam Center | Bekam Center
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bekam Center Bandung - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Bekam Center